Medan
BREAKING Headline
Nasional EDITORIAL

Cara Akses CCTV Lalu Lintas Secara Online untuk Pantau Arus Mudik

Publish: 18 Mar 2026 0 komentar

Memantau kondisi jalan sebelum berangkat mudik kini makin mudah karena sebagian CCTV lalu lintas bisa diakses secara online melalui kanal resmi.

Cara Akses CCTV Lalu Lintas Secara Online untuk Pantau Arus Mudik
Komentar

Menjelang musim mudik, satu pertanyaan yang paling sering muncul biasanya sederhana, tetapi sangat penting: jalanan padat atau masih lancar? Dulu, banyak orang hanya mengandalkan kabar dari kerabat, grup percakapan, atau berita televisi. Sekarang, kebiasaan itu mulai berubah. Masyarakat bisa memantau kondisi lalu lintas lebih cepat melalui CCTV online yang tersedia di sejumlah kanal resmi. Cara ini semakin relevan karena pemantauan arus mudik 2026 juga diperkuat dengan command center, jaringan CCTV, traffic counting digital, hingga drone monitoring untuk membaca perubahan situasi lalu lintas secara real time.

Sebelum melakukan perjalanan mudik 2026, akses informasi info lalu lintas bisa dipantau lewat kamera CCTV secara online. Simak yuk!

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI menyediakan layanan cek CCTV jalan tol secara online untuk mudik Lebaran 2026. Layanan CCTV ini dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol.

Para pemudik bisa membuka laman https://mudik.pu.go.id/cctv-kemenhub Di sana, ada daftar nama ruas jalan tol beserta jumlah CCTV yang online.

Mencari ruas jalan tol sesuai keinginan bisa klik menu "Melihat CCTV" atau masukan nama ruas tol yang ingin dilihat. Setelah itu, akan muncul daftar nama ruas jalan tol yang dipilih. Lewat link tersebut ini juga tersedia jalur non tol.

Bisa juga mengunjungi link https://mudik.pu.go.id/cctv-kemenhub. Di sini, terlampir daftar CCTV Kemenhub pada lokasi-lokasi tertentu. Ada beberapa kamera ATMS (Arterial Transport Management System) Kementerian Perhubungan.

Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi akan terjadi dua kali. Pertama pada tanggal 14-15 Maret 2026, lalu yang kedua di tanggal 18-19 Maret 2026.

Prediksi puncak mudik ini disampaikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memimpin rapat lintas sektoral untuk persiapan kelancaran arus mudik dan balik Idul Fitri atau Lebaran 2026.

Sigit mengatakan puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi dua kali. Hal itu sejalan dengan penerapan kebijakan kerja dari mana saja atau work from anywhere oleh pemerintah.

Jenderal Sigit di Auditorium Mutiara, STIK-PTIK Lemdiklat Polri "Prediksi puncak arus mudik (gelombang pertama) ini kemungkinan terjadi di tanggal 14-15 Maret. Kemudian pemerintah melaksanakan WFH, biasanya antara tanggal 16 dan 17 (Maret). Sementara prediksi puncak arus mudik (kedua) ada di tanggal 18-19 Maret".

Sebelumnya
Tidak ada artikel sebelumnya
Berikutnya
Tidak ada artikel berikutnya
Komentar
Diskusi santun. Hindari SARA dan ujaran kebencian.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.