Medan
BREAKING Headline
Nasional EDITORIAL

Cek Desil 2026 Online untuk Mengetahui Peluang Penerima Bansos

Publish: 27 Jun 2026 0 komentar

Cek desil 2026 kini bisa dilakukan online melalui layanan resmi Kemensos. Desil 1 sampai 4 menjadi kelompok prioritas yang dapat diusulkan menerima bansos PKH dan Sembako, tetapi status tersebut tetap perlu diverifikasi melalui data terbaru DTSEN.

Cek Desil 2026 Online untuk Mengetahui Peluang Penerima Bansos
Komentar

Masyarakat kini dapat mengecek desil kesejahteraan keluarga secara daring untuk memperkirakan peluang masuk dalam sasaran bantuan sosial 2026. Pengecekan dilakukan melalui layanan resmi Cek Bansos Kemensos, yang menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN sebagai sumber data utama. Pada laman tersebut, warga diminta memasukkan NIK 16 digit sesuai KTP, kode verifikasi, lalu menekan tombol “Cari Data”.

Desil dalam DTSEN merupakan pengelompokan kesejahteraan keluarga berdasarkan variabel sosial ekonomi, seperti pekerjaan, pendidikan, kondisi perumahan, daya listrik, dan kepemilikan aset. Kemensos menjelaskan bahwa terdapat 10 kelompok desil, masing-masing mewakili 10 persen keluarga di Indonesia. Desil 1 menunjukkan kelompok kesejahteraan 10 persen terbawah, sedangkan desil 10 berada pada kelompok kesejahteraan tertinggi.

Status desil penting karena digunakan sebagai salah satu dasar penentuan sasaran program bantuan sosial. Keluarga yang masuk desil 1 sampai 4 atau kelompok 40 persen terbawah dapat diusulkan sebagai penerima bantuan sosial seperti PKH dan Sembako. Sementara itu, desil 5 masih dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK. Artinya, hasil pengecekan desil bukan jaminan otomatis menerima bantuan, tetapi menjadi indikator awal untuk melihat peluang kelayakan.

Data desil juga tidak bersifat beku. Kemensos menyebutkan bahwa desil dapat berubah apabila kondisi keluarga di lapangan ikut berubah. Jika masyarakat merasa data yang muncul tidak sesuai keadaan sebenarnya, pembaruan dapat diajukan melalui desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi Cek Bansos. Setelah itu, penghitungan ulang dilakukan secara berkala oleh BPS.

Selain melalui website, masyarakat juga dapat memakai aplikasi Cek Bansos yang dikembangkan oleh Kementerian Sosial. Aplikasi tersebut dapat digunakan untuk melihat kepesertaan bantuan sosial, memberikan sanggahan terhadap penerima yang dianggap tidak layak, serta mengusulkan diri sendiri atau tetangga yang dinilai memenuhi syarat masuk data bantuan sosial.

Pengecekan berkala menjadi penting karena penyaluran bansos 2026 berjalan bertahap dan hasil pemutakhiran data dapat mengubah daftar penerima. Pada triwulan II 2026, pemutakhiran DTSEN tercatat membuat sebagian keluarga baru masuk klasifikasi desil 1 sampai 4, sehingga berpotensi menerima bantuan pada periode terbaru.

Sebelumnya
Tidak ada artikel sebelumnya
Berikutnya
Tidak ada artikel berikutnya
Komentar
Diskusi santun. Hindari SARA dan ujaran kebencian.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.