Medan
BREAKING Headline
Ekonomi EDITORIAL

Daftar Bunga Deposito Terbaru BRI, BNI & Mandiri Mei 2026

Publish: 09 May 2026 0 komentar

Daftar terbaru bunga deposito BRI, BNI, dan Mandiri per Mei 2026 menunjukkan bahwa suku bunga deposito bank Himbara masih stabil.

Daftar Bunga Deposito Terbaru BRI, BNI & Mandiri Mei 2026
Komentar

Memasuki awal Mei 2026, khususnya pada pekan pertama bulan ini, deposito perbankan masih menjadi pilihan investasi yang diminati masyarakat karena menawarkan keamanan dana dan imbal hasil yang relatif pasti.

Berdasarkan pemantauan terbaru hingga Senin (4/5/2026), sejumlah bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Mandiri, masih mempertahankan suku bunga deposito pada level yang sama seperti periode awal bulan.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya stabilitas penawaran bunga deposito. Hal ini juga selaras dengan kebijakan Bank Indonesia yang tetap menahan suku bunga acuan atau BI-Rate di posisi 4,75%, sehingga likuiditas perbankan tetap terjaga dengan baik.

Instrumen ini dinilai memiliki tingkat keamanan yang tinggi karena relatif tidak terpengaruh oleh gejolak pasar. Selain itu, dana nasabah juga mendapat perlindungan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dengan tingkat bunga penjaminan yang saat ini berada di angka 3,50%.

Mengacu pada data terakhir, suku bunga deposito masih terpantau stabil pada level yang sama sejak beberapa bulan sebelumnya. Kondisi ini dipengaruhi oleh suku bunga acuan Bank Indonesia yang masih bertahan di posisi 4,75%.

Suku Bunga Deposito Bank Rakyat Indonesia (BRI)

Bank Rakyat Indonesia (BRI) memberikan kemudahan bagi nasabah yang ingin membuka deposito dengan setoran awal mulai dari Rp 1 juta melalui layanan internet banking. Sementara itu, pembukaan deposito melalui kantor atau unit kerja BRI mensyaratkan setoran awal minimal Rp 10 juta.

Sampai Mei 2026, BRI masih menawarkan tingkat imbal hasil yang kompetitif, terutama untuk penempatan dana berjangka pendek. Pada tenor 1 bulan, bunga deposito BRI berada pada kisaran 3,25% hingga 3,35%, sesuai dengan jumlah dana yang disimpan nasabah.

Penawaran bunga tertinggi terdapat pada tenor 3 bulan, yaitu sebesar 3,50% untuk seluruh kategori nominal simpanan. Sementara itu, untuk tenor 6 bulan, 12 bulan, 24 bulan, hingga 36 bulan, BRI menetapkan suku bunga deposito secara tetap pada level 3,00%.

Suku Bunga Deposito Bank Negara Indonesia (BNI)

Bank Negara Indonesia (BNI) menawarkan produk deposito dengan ketentuan setoran awal yang relatif terjangkau, yaitu mulai dari Rp 5 juta. Pilihan ini dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menyimpan dana secara berjangka dengan risiko rendah.

Pada Mei 2026, suku bunga deposito BNI berlaku seragam untuk seluruh kategori nominal simpanan. Untuk tenor 1 bulan, BNI menetapkan bunga deposito sebesar 2,25%.

Tingkat bunga tersebut meningkat menjadi 2,50% untuk penempatan dana dengan tenor 3 bulan. Imbal hasil tertinggi diberikan pada tenor 6 bulan, dengan suku bunga sebesar 2,75%.

Sementara itu, untuk pilihan tenor 12 bulan dan 24 bulan, BNI kembali menetapkan suku bunga deposito pada level 2,50%.

Suku Bunga Deposito Bank Mandiri

Bank Mandiri turut menyediakan kemudahan bagi nasabah yang ingin membuka deposito. Nasabah dapat mulai menempatkan dana sebesar Rp 1 juta melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, sedangkan pembukaan deposito melalui kantor cabang membutuhkan setoran awal minimal Rp 10 juta.

Berdasarkan pemantauan hingga akhir bulan ini, Bank Mandiri masih mempertahankan suku bunga deposito sebesar 2,25% untuk pilihan tenor jangka pendek, yaitu 1 bulan dan 3 bulan.

Untuk nasabah yang memilih penempatan dana dengan jangka waktu lebih panjang, seperti tenor 6 bulan, 12 bulan, dan 24 bulan, Bank Mandiri menawarkan bunga deposito tetap sebesar 2,50%. Besaran bunga tersebut berlaku sama untuk seluruh kategori nominal simpanan.

Stabilitas Investasi Perbankan ke Depan

Stabilnya suku bunga deposito yang ditawarkan oleh bank-bank Himbara dinilai dapat menjaga daya tarik sektor perbankan nasional, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Deposito di bank BUMN masih menjadi pilihan instrumen keuangan yang relatif aman karena dana nasabah mendapat perlindungan dari LPS. Selain itu, besaran imbal hasil sudah diketahui sejak awal perjanjian, sehingga nasabah dapat memperkirakan keuntungan secara lebih jelas.

Ke depan, analis memperkirakan perbankan akan terus menyesuaikan kebijakan suku bunga dengan memperhatikan arah inflasi dan kondisi likuiditas pasar pada kuartal II 2026. Dengan demikian, nasabah tetap memiliki pilihan pengelolaan dana yang aman untuk kebutuhan jangka pendek hingga menengah.

Kesimpulan:
Analisis ini disusun bukan sebagai ajakan bagi pembaca untuk membeli, mempertahankan, atau menjual produk maupun sektor investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Oleh karena itu, kami tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan yang muncul akibat keputusan tersebut.

Sumber
research@cnbcindonesia.com

Sebelumnya
Tidak ada artikel sebelumnya
Berikutnya
Tidak ada artikel berikutnya
Komentar
Diskusi santun. Hindari SARA dan ujaran kebencian.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.