Harga Emas Antam Hari Ini 25 Maret 2026, Harga 1 Gram dan Buyback Terbaru
Harga emas Antam hari ini 25 Maret 2026 tercatat Rp2.850.000 per gram, sedangkan harga buyback Rp2.507.000. Simak rincian harga terbaru dan arah pergerakannya.
Harga emas Antam hari ini, Rabu 25 Maret 2026, berada pada level yang tetap tinggi dan masih menjadi acuan utama bagi masyarakat yang ingin membeli maupun menjual kembali emas batangan. Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga dasar emas Antam ukuran 1 gram tercatat sebesar Rp2.850.000. Pada hari yang sama, harga buyback berada di level Rp2.507.000 per gram. Angka ini menunjukkan bahwa selisih antara harga beli dan harga jual kembali masih cukup lebar, sehingga pembeli jangka pendek perlu menghitung momentum transaksi dengan lebih hati-hati.
Apabila dilihat lebih rinci, harga emas Antam hari ini untuk pecahan kecil hingga besar juga bergerak pada level tinggi. Harga 0,5 gram tercatat Rp1.475.000, ukuran 2 gram Rp5.640.000, ukuran 5 gram Rp14.025.000, ukuran 10 gram Rp27.995.000, ukuran 25 gram Rp69.862.000, ukuran 50 gram Rp139.645.000, ukuran 100 gram Rp279.212.000, hingga ukuran 1.000 gram atau 1 kilogram mencapai Rp2.790.600.000. Laman resmi Logam Mulia juga mencantumkan bahwa harga emas diperbarui setiap hari pukul 08.30 WIB, sehingga perubahan harga masih mungkin terjadi pada hari-hari berikutnya sesuai dinamika pasar.
Jika dibandingkan dengan harga pada 24 Maret 2026, harga emas Antam ukuran 1 gram hari ini naik dari Rp2.843.000 menjadi Rp2.850.000. Dengan demikian, terdapat kenaikan Rp7.000 per gram dalam satu hari. Kenaikan ini memang tidak terlalu besar, tetapi cukup menunjukkan bahwa harga emas masih bertahan di jalur tinggi. Bagi investor ritel, perubahan seperti ini penting karena sering menjadi pertimbangan apakah akan membeli bertahap, menunggu koreksi, atau justru memanfaatkan tren kenaikan secara disiplin.
Sementara itu, harga buyback hari ini berada di Rp2.507.000 per gram. Pada laman simulasi buyback Logam Mulia, pembaruan 25 Maret 2026 pukul 08.40.53 juga menampilkan indikator perubahan sebesar Rp27.000. Dalam praktiknya, buyback adalah harga yang digunakan saat pemilik emas menjual kembali emasnya ke pihak Logam Mulia. Karena itu, harga buyback hampir selalu lebih rendah daripada harga jual. Selisih ini merupakan hal normal dalam transaksi emas batangan dan menjadi faktor yang harus dipahami pembeli sejak awal, terutama bila orientasi investasinya masih jangka sangat pendek.
Bagi masyarakat yang ingin membeli emas Antam hari ini, ada satu hal teknis yang perlu diperhatikan. Laman resmi Logam Mulia menampilkan dua angka, yaitu harga dasar dan harga setelah tambahan PPh 0,25 persen. Untuk ukuran 1 gram, harga dasar tercatat Rp2.850.000, sedangkan harga setelah tambahan pajak menjadi Rp2.857.125. Artinya, calon pembeli tidak cukup hanya melihat harga dasar, tetapi juga perlu memperhitungkan komponen pajak agar estimasi dana yang disiapkan lebih akurat. Hal ini penting terutama bagi pembeli yang bertransaksi pada beberapa pecahan sekaligus.
Di sisi lain, bagi pemilik emas yang sedang mempertimbangkan jual kembali, ketentuan buyback juga perlu dicermati. Informasi resmi Logam Mulia menyebut bahwa transaksi buyback dengan nominal lebih dari Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. Potongan ini langsung memengaruhi nilai dana bersih yang diterima penjual. Dengan kata lain, harga buyback yang terlihat di laman resmi belum tentu sama dengan uang bersih yang diterima bila transaksi sudah masuk ambang pengenaan pajak.
Pada saat yang sama, kondisi layanan Logam Mulia juga kembali normal per 25 Maret 2026. Dalam pengumuman resmi terkait penyesuaian layanan selama libur Lebaran, Logam Mulia menyebut bahwa pada 18 sampai 24 Maret 2026 layanan buyback sempat tidak tersedia, sedangkan pada 25 Maret 2026 seluruh layanan BRANKAS kembali beroperasi normal. Informasi ini relevan bagi masyarakat yang sebelumnya menunda transaksi jual kembali dan baru bisa memprosesnya hari ini.
Secara keseluruhan, harga emas Antam hari ini masih mencerminkan level yang tinggi, baik dari sisi harga jual maupun buyback. Harga 1 gram di Rp2.850.000 dan buyback di Rp2.507.000 menunjukkan bahwa emas tetap menarik sebagai aset lindung nilai, tetapi keputusan membeli atau menjual tetap perlu mempertimbangkan tujuan investasi, jangka waktu kepemilikan, serta selisih antara harga beli dan harga jual kembali. Bagi pembeli jangka panjang, level harga saat ini bisa tetap relevan sebagai bagian dari strategi akumulasi bertahap. Bagi pelaku jual beli jangka pendek, disiplin membaca spread dan biaya pajak justru menjadi hal yang lebih menentukan.