5 Gejala Awal Hipertensi yang Sering Tidak Disadari
Hipertensi sering tidak menunjukkan gejala jelas. Kenali 5 tanda awal yang kerap diabaikan, mulai dari sakit kepala, pusing, penglihatan kabur, jantung berdebar, hingga mudah lelah.
Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering disebut sebagai kondisi yang diam-diam berbahaya. Banyak orang tidak merasa sakit, padahal tekanan darahnya sudah berada di atas batas normal. CDC menjelaskan bahwa hipertensi umumnya tidak menunjukkan tanda atau gejala yang jelas, tetapi dapat berdampak pada jantung, otak, ginjal, dan mata. Karena itu, pemeriksaan tekanan darah secara rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi masalah sejak awal.
WHO juga menegaskan bahwa sebagian besar penderita hipertensi tidak menyadari kondisinya. Bila tidak terkendali, hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, hingga gangguan penglihatan. Meski sering tidak bergejala, ada beberapa tanda awal yang patut diwaspadai, terutama jika muncul berulang.
Gejala pertama adalah sakit kepala, khususnya pada pagi hari. Keluhan ini bisa terasa seperti tekanan di kepala. Namun, sakit kepala saja tidak selalu berarti hipertensi. Gejala ini perlu diperhatikan bila terjadi berulang atau disertai keluhan lain.
Gejala kedua adalah pusing atau rasa berputar. Sebagian orang menganggapnya sebagai efek kurang tidur atau kelelahan. Padahal, keluhan pusing yang sering muncul dapat menjadi sinyal bahwa tubuh sedang mengalami gangguan, termasuk kemungkinan tekanan darah yang tidak stabil.
Gejala ketiga adalah penglihatan kabur. Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat memengaruhi pembuluh darah halus di mata. WHO mencatat bahwa perubahan penglihatan termasuk salah satu gejala yang dapat muncul pada penderita hipertensi.
Gejala keempat adalah jantung berdebar atau irama jantung terasa tidak teratur. Keluhan ini sering diabaikan karena dianggap akibat stres, konsumsi kafein, atau kecemasan. Namun, bila jantung berdebar muncul tanpa sebab jelas, pemeriksaan tekanan darah perlu dilakukan.
Gejala kelima adalah mudah lelah. Tubuh yang cepat lelah, terutama saat melakukan aktivitas ringan, dapat menandakan bahwa sistem peredaran darah bekerja lebih berat dari biasanya. Pada kondisi yang lebih serius, hipertensi juga dapat disertai sesak napas, nyeri dada, kelemahan tubuh, perubahan penglihatan, atau kesulitan berbicara. American Heart Association menyarankan agar tekanan darah 180/120 mmHg atau lebih, terutama bila disertai gejala tersebut, segera ditangani sebagai kondisi darurat.
Mengenali gejala awal hipertensi penting, tetapi pengukuran tekanan darah tetap menjadi cara utama untuk memastikan kondisi tersebut. Jika keluhan muncul berulang, segera periksa tekanan darah di fasilitas kesehatan atau gunakan alat ukur yang valid di rumah.